SEJARAH LENGKAP PENANGGALAN MASEHI
Sebagai kita maklumi bahwa Ada dua perhitungan tahun yang dikenal secara umum saat ini yaitu tahun Qamariyah (qamar, moon) 12 kali mengelilingi bumi dan tahun syamsiyah ialah satu kali matahari mengelilingi bumi. Dalam satu kali bulan mengedari bumi berselang-seling antara 29 dengan 30 hari, jadi rata-rata (29 + 30)/2 = 29,5. Jadi satu tahun qamariyah 12 x 29,5 = 354 hari, namun karena ada kalanya tidak berselang-seling betul, maka angka 354 itu perlu dikoreksi seperti akan dilakukan nanti. Rasulullah bersabda bahwa berpuasa Ramadhan ditambah 6 hari puasa Syawwal (29,5 + 6) = 35,5 hari, nilainya sama dengan berpuasa sepanjang tahun. 1 dinilai 10. Itu berarti dikaitkan dengan 35,5 hari yang dinilai seperti sepanjang tahun, maka satu tahun sama dengan 35,5 x 10 = 355 ; sehingga yang 354 hari itu dikoreksi menjadi (354+355)/2 = 354,5 hari. Sedangkan satu tahun syamsiyah sudah umum diketahui 365,2422 hari.
Al Quran menggariskan sistem qamariyah murni.. Dalam penanggalan bangsa Arab pra-Islam perhitungan bulan berdasar atas penyesuaian sistem qamariyah ke sistem syamsiyah. Kelebihan sistem syamsiyah yang (365 - 354,5) = 10,5 hari itu ditanggulangi dengan mengumpulkan kelebihan itu setelah tiga tahun.
Jadi dalam tiga tahun terkumpullah sekitar 3 x 10,5 = 31,5 hari. Ini dijadikan satu bulan. Dengan demikian setiap tiga tahun,
jumlah bulan dalam tahun tersebut sebanyak 13. Karena bulan sisipan (bulan ke-13) yang 31,5 itu sesunggguhnya lebih dari satu bulan, maka diadakan koreksi, yaitu dalam 19 tahun terdapat sejumlah 7 tahun yang mempunyai bulan ke-13. Daur 19 tahun itu disebut Metonic Cycle. Sistem penanggalan pra-Islam ini masih berlaku dikalangan ummat Islam, hingga turun ayat:
Sesungguhnya perhitungan bulan disisi Allah adalah 12 bulan (QS.At Taubah 9:36).
Ayat ini menegaskan bahwa dalam perhitungan bulan tidak dibolehkan melakukan penyesuaian sistem qamariyah ke sistem syamsiyah yang mengakibatkan ada tahun yang jumlah bulannya 13. Demikianlah ayat (9:36) menggariskkan sistem qamariyah murni.
Allah berfirman:
25. dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi). (QS.Al KAhfi:25)
Tidak ada komentar: